Skip to main content

Giovanile (2017)

 Matahari sedang gencarnya memancarkan sinar untuk menyinari bumi ini. Di temani dengan rasa sejuk saya memutuskan untuk melanjuttkan kisah saya. saat saya membaca tentang pepatah masa SMA di internet mungkin kata ini bisa menjadi symbol dari masa SMA saya yaitu “Tak semua orang memiliki masa SMA yang indah. Namun setiap orang akan menemukan pengalaman yang berharga." Setelah ekspetasi berhasil menjatuhkan saya ke jurang yang saya tidak pernah lalui sebelumnya. Saya harus dituntut untuk bertahan hidup dan menjalani kehidupan saya dengan bahagia. Babak Geovanile menjadi awal mula kebahagiaan setelah kehancuran yang saya dapatkan.

Setelah masa sulit dan rasa kecewa karena ekspetasi yang membunuh saya. perlahan tapi pasti saya bisa menerima keadaan dan mulai merangkak untuk bangkit. Saat pertama kali saya menginjakkan kaki di sekolah tersebut, saya merasa sangat lucu impian saya yang ingin mendapatkan SMA 8X dikawasan Jakarta yang sangat luas tetapi saat melihat realita SMA yang saya dapatkan kurang dari setengah sekolah 8X tersebut. Satu hal yang ada di kepala saya saat pertama kali datang ke tempat tersebut adalah “Tuhan memang benar ingin membuat hidup saya menjadi banyak kejutan.” Ayah saya mengantar saya menggunakan motor dinasnya karena ayah juga ingin berangkat ke kantor. Saya merasa kecewa dengan diri saya sendiri karena saya tidak bisa membahagiakan orang yang sudah banyak mengeluarkan biaya hidup untuk saya. belum lagi banyak tanggungan yang harus ayah bayarkan padahal usianya sudah tidak muda lagi (hingga saat ini saya masih merasa menyesal karena tidak bisa membuat rencana lain jika saya tidak lulus). Dengan nafas dan langkah berat saya berusaha menerima dan melangkahkan menuju gerbang dengan pakaian batik yang terang dan khas saya di sambut oleh kaka kelas saya. saya pikir saya akan disambut baik dan diperlakukan seperti adik kecil yang disayangi oleh kakak-kakaknya tetapi nyatanya saya dan teman seangkatan lainnya harus merasakkan kegiatan yang lebih keras dari militer pada saat pertama kali masuk. Saat bertemu kakak kelas harus mengucapkan kata wajib yaitu “permisi ka” jika bertemu kakak kelas sambil menundukkan kepala dan badan itu terjadi sekitar 1-2 bulan sejak MPLS selesai.

Saya memilih kelas IPS karena saya memang menyukai hal-hal yang berbau social, ayah saya sempat mempertanyakan dan sedikit tidak setuju karena saya masuk ke jurusan yang katanya khusus orang-orang “NAKAL” yah saya bisa mengerti kalau beliau berfikir seperti itu karena mungkin di zamannya orang-orang IPS biasanya nakal. Saya meyakinkan ayah bahwa saya ingin masuk IPS dan tidak akan hal buruk yang terjadi akhirnya ayah menyetujuinya. Saya memasukki kelas IPS 1 dan saya melihat semua orang tersebut sangat asing karena saya bahkan tidak pernah melihat atau bertemu mereka sebelumnya. Akhirnya saya duduk bersama seorang perempuan dengan inisial “L” dan kita bersama hanya untuk satu hari. Karena keesokan harinya dia ingin pindah duduk bersama teman satu sekolah saat SD dan saya harus bertukar dengan orang lain lagi anggap saja “H”. Cukup melelahkan karena saya harus memperkenalkan diri dari awal tetapi satu hal yang menarik saat sudah saling memperkenalkan diri masing-masing tiba-tiba H mengatakan hal yang membuat saya tertawa tetapi juga takut “Eh Ra gw mimpi tetangga gw meninggal, terus ada tenda dirumah itu pertandannya apa ya?” saya bukanlah orang yang ekstrovet tetapi saya kagum dengan H dia baru mengenal saya tetapi langsung merasa akrab dengan saya. siapa sangka orang yang saya anggap aneh dan lucu dia menjadi teman sebangku saya selama 3 tahun.

Saya banyak menemukkan orang unik di sekolah ini. Ada yang gayanya seperti anak geng atau ada orang yang hobinya menjajankan temannya atau bahkan ada geng yang rela bolos sekolah demi berjualan tanah. Mereka di iming-imingkan uang puluhan juta oleh teman saya hingga hidup teman saya yang lainnya menjadi berantakkan. Dibalik kehidupan teman-teman saya yang unik saya mempunyai grup atau geng teman saya sendiri. Kita pertama bertemu karena rolling tempat duduk dimana satu barisan isinya hanyalah wanita. Kami merasa nyaman dan searah ketika bersama, hingga saat kembali di rolling kami masih bersama. Pertemanan sederhana yang selalu memberikan banyak tawa dan kebahagiaan. Itu pertama kalinya saya merasa bisa cepat akrab dengan orang yang baru saya kenal. Awal mula kebahagiaan bersama 8 teman dan awal mula masa SMA saya dimulai. Banyak kenangan yang terus melekat di dalam memori saya seperti pada saat kita pergi bersama dan makan di restoran mie dengan harga yang menguras kantong atau pada saat kami kabur dari kelas pramuka dan tertangkap oleh pengawas pramuka.

Giovanile diambil dari Bahasa Italy yang memiliki arti Jiwa muda sama seperti pada usia saya di masa muda saya banyak mencoba hal baru dan merasakkan bagimana pahitnya kegagalan yang digantikan masa awal SMA yang sangat menantang.

Saya percaya setelah rasa sakit Tuhan akan menyembuhkkan rasa sakit kita dengan kebahagiaan yang tiada henti. Jika kamu masih merasakkan sakit itu berarti tidak lama lagi kamu akan mendapatkkan kebahagiaan yang tidak ada habisnya. –Harareveuse

Masa muda adalah masa dimana kita ada di puncak bari dari segi mental, fisik ataupun stamina. Banyak hal yang terjadi saat masa ini kita bisa mendapatkan hal baik atau buruk tergantung jalan mana yang akan kita tempuh. Tanpa disadari masa muda adalah masa penentu seseorang menuju ke kehidupan selanjutnya, jika anda mengambil jalan yang salah maka selamanya anda akan tersesat dan sulit untuk kembali tetapi jika anda mengambil jalan hidup yang benar meskipun terlihat sulit dan melelahkan itu akan sebanding dengan kebahagiaan yang akan didapatkan. -Harareveuse

Comments

Popular posts from this blog

Favorite Moment (2016-2017)

Saat ini saya akan menceritakan Favorite moment atau kisah menarik yang terjadi saat 2016-2017 cerita ini saya putuskan untuk di publikasi karena saya hanya ingin memgingatnya ketika saya tua nanti bahwa saya pernah memilki orang yang saya sukai hahahha. Tak terasa sudah hampir 2 tahun saya berada di SMA. Pengalaman menarik terus bermunculan sifat dan karakter semua teman sudah jelas terbaca, banyak yang mengatakan di kelas 2 SMA seharusnya kita merasakan cintanya anak SMA. Jujur kehidupan SMA saya tidak ada yang spesial jika berbicara dengan konteks "Percintaan" saya tidak pernah berpacaran di masa SMA (bahkan hingga detik ini). tetapi jika merasakan jatuh hati oke saya mengakuinya... saya sempat tertarik dengan teman saya yang berbeda kelas. dia tidak tampan, tetapi sangat pandai bermain basket, dia juga sangat pintar dan menjadi anggota organisasi sekolah pada saat itu. Jika dibandingkan saya, dia dan saya bagaikan pohon dan butiran pasir di sebuah pantai. dia menarik perh...

Vakinn af Draumi (2016)

Irama lagu yang menemani saya saat ini bersama dengan rintikan hujan mengingatkan saya tentang potongan kisah yang terjadi saat itu. “With nonsensical words, you grab and push me” potongan lirik yang menyimpulkan kisah saya selama tahun 2016. Tahun 2016 adalah   awal mula seorang pemimpi harus ditampar realita yang menyakitkan. Proses yang menyakitkan dan ekspetasi yang berlebihan membuat kenyataan tersebut terasa seperti mimpi. Melalui Vakinn af draumi saya ingin membagikan perjuangan sang pemimpi yang tidak mudah tetapi tidak ingin berhenti. “Ekspetasi berawal dari mimpi” tetapi ada pertanyaan yang masih membuat saya kebingungan hingga saat ini, darimana mimpi saya berasal? Mengapa saya ingin melakukan itu? kenapa saya harus menyakiti diri sendiri untuk mimpi saya? kenapa saya harus memiliki mimpi?. Semua pertanyaan tersebut hingga detik ini belum memiliki jawaban. Anehnya, saya merasa harus mencari semua jawaban tersebut dengan melanjutkkan mimpi saya. saat itu semua orang ...

Prince and Fox

It was tuesday with blue skies and happy cloud showing themselves in joy. I was just trying to do my routine day as usual, but the sparkling joy come in the middle of the day. I was in a hurry with my prince and fox when I saw the bus. In my head I tought, I ran to the bus, but I never knew that the universe meant running to you. When we were in line, you got the call from Ali and your gentle voice sounded like music in my ear. Is she your girl? Have you had a someone? Even now, I still wonder before sleep. I stood beside you, The bus was full but it felt like they left space for us. I looked at your face by pretending to look outside the bus. I always fascinate by your affection. I just wanted to say that you suit that brown leader uniform. We held the bus holder like we hold our hopes. In the silence, you showed me your basketball on purple camera to adore me, but I've been since we met. I kept talking with myself but in my defense I just wanted to start a conversation with you. ...