If there’s one word to describe 2024 for me, it’s lessons. The year began in a whirlwind of busyness as I raced to meet my target of graduating in January. I had moments of doubt— Can I really do this? —especially as I faced a crossroad between two big decisions that would shape where I stand today. My heart told me to push forward, but my mind and ego whispered, Stop. Take a break. Chill out—what’s the rush? The choice was clear yet heavy: should I work twice as hard to graduate early, or take it slow and graduate on time? Deep down, graduating early had always been part of my plan. After all, I had already “taken it slow” by deciding to take a gap year after high school. That decision wasn’t well-received by my extended family. As the grandchild in my grandmother’s family, I was criticized for “wasting time.” I grew up in an environment where everything was expected to move fast—success, achievements, milestones—all aligned with societal standards. Education was no exception. In my...
Have you ever experienced your life in the darkness, then you see a daylight guide your life to a new beginning? I had, It was so wonderful. Halo, Apa kabar? Selamat datang kembali di dunia Sherata. Saya rasa sudah lama saya tidak menulis artikel untuk blog ini dan setelah saya melihat saya lupa untuk menulis rangkuman perjalanan hidup saya selama dua tahun terakhir. Sejujurnya jika saya menggambarkan tahun 2021 adalah tahun yang memberikan banyak duka, tetapi setelah duka dan kesedihan saya mendapatkan hadiah yang sangat indah. Selamat datang di dunia Sherata part 2021 (Twenty Year Dark Night to a Daylight) Awal tahun 2021 harus dibuka dengan kedukaan di dunia Sherata. Pada tanggal 5 Januari 2021, Nenek saya harus pergi meninggalkan dunia setelah selama tahun 2020 berjuang untuk melawan penyakitnya. Saat itu saya harus tinggal bersama adik saya yang kedua dan kami tidak bisa berada disamping nenek kami hingga akhir hayatnya karena kami harus mengejar Pendidikan. Saat itu saya h...