Saat saya
menulis blog ini saya mendengarkan lagu Gotta Be a Reason by Alec Benjamin.
Sudah sejak lama saya sangat menyukai Alec Benjamin, pertama kali saya
mendengar lagunya yang berjudul If we Have Each other saya langsung jatuh hati dengan
suaranya, liriknya yang memberi motivasi dan lagu-langunya yang sangat-sangat
inspiratif. Lelaki ini berhasil membuat saya jatuh hati dengan suaranya dan
merasa kagum kepadanya karena bisa
membuat lagu inspiratif dan memiliki melodi yang sangat indah. Alec Benjamin
saya adalah fans berat anda. Saya tahu anda tidak mungkin melihat ini, tetapi
jika anda lihat izinkan saya mengatakan hal ini. ANDA LUAR BIASA DAN SANGAT
HEBAT!!!
Dalam
Xayolparast saya akan membagikan sebuah kisah saya tentang rencana yang saya
buat untuk menata masa depan, dan saat iu saya menyadari bahwa saya adalah
seorang Xayolparast.
Saat itu
saya sedang berada di rumah nenek saya. saya bertemu keluarga besar serta
saudara-saudara saya. seperti biasa dan seperti pada umumnya, saat perbincangan
antar keluarga semua orang sibuk menunjukkan kehebatan keluarga mereka. Mereka
semua terbilang orang-orang sukses karena mereka bisa bekerja di bawah naungan
pemerintah termasuk ayah saya dan anak-anak mereka yang bisa masuk sekolah
negeri ter-favorite di Jakarta. Jika dibanding mereka saya bukanlah
siapa-siapa, saya hanya butiran pasir yang tidak terlihat. Karena saya hanya
bersekolah di Sekolah menengah pertama yang biasa-biasa saja dan saya tidak
memiliki prestasi akademik maumpun non-akademik. Saat itu salah satu dari
saudara ayah bertanya kepada saya “ingin melanjutkan sekolah dimana?” “punya
rencana apa untuk masa depan?”. Saya hanya terdiam karena tidak bisa menjawab
pertanyaan tersebut. saya sadar saat itu saya tidka memiliki rencana apapun
untuk menata masa depan saya dan saya berniat untuk merencanakan semua mimpi
saya.
Saya adalah
anak pertama di dalam keluarga dan saya adalah perempuan. Banyak orang
mengatakan bahwa anak perempuan tidak boleh melewati batasan mereka. Tetapi,
saya ingin menjadi anak pertama yang membanggakan dan anak perempuan yang
sukses seperti Ratu Myeongseong. Banyak rencana yang saya buat tetapi ada satu
rencana yang saya pilih dan akan saya lakukan.
Saya ingin
masuk ke sekolah negeri berstandar international dan bisa mendapatkan beasiswa
untuk kuliah di luar negeri. Saya mencari SMA yang sesuai kemampuan saya dan
saya menemukan salah satu sekolah yang sudah saya sukai. Nilai rata-ratanya
lumayan tinggi dan saya tidak yakin apakah saya bisa. Tetapi saat itu tekad dan
mimpi saya terlalu kuat untuk anak berumur 14 tahun.saya tetap melanjutkan
mimpi saya dan mencoba berusaha untuk belajar semampu saya.
Saya
seperti mendapatkan jiwa lain dalam diri saya, jiwa yang penuh semangat dan
berapi-api. Saya merasa bahwa saya akan bisa melalui itu semua dan saya mulai
menanamkan motto yang sampai detik ini masih saya tanam yaitu “Dreams Come
True” dan seorang Xayolparast yang diambil dari bahasa uzbekhistan yang berarti
pemimpi.
Terkadang
kita perlu bantuan orang lain untuk dapat mengetahui siapa diri kita sebenarnya
dan bisa menentukan langkah apa yang akan kita ambil nantinya. Biarkan ucapan
negative orang sekitar menyerang dirimu, katakana pada dirimu bahwa engkau
tidak akan akan membalas mereka, tetapi engkau akan membuat kata negative itu
menjadi motivasi kalian untuk terus melangkan kedepan dan membuktikkan bahwa
kalian layak dan pantas menjadi pemenang- harareveuse.
Comments
Post a Comment