Skip to main content

Antares

Semua rangkaian aktivitas yang seharusnya bisa saya lakukan di tahun 2021 kini harus kembali di tunda akibat virus yang semakin ganas. Saya kehilangan arah, tersesat dan tidak tahu harus melakukan apa untuk bisa kembali menuju tujuan yang benar. Saat semua orang berjalan menuju tujuan mereka, saya terhenti dan merasa ini adalah akhir yang tepat untuk mengeluarkan bendera putih. Di balik kerumunan, cahaya terang datang mengalihkan pandangan, ternyata sekelompok rasi gemini sedang bersinar dan semua orang berlari. Tanpa sadar kaki ini juga mengikuti langkah kerumunan yang membawa saya kepada sosok Spica, cahaya terang dan visualnya berhasil membuat semua orang terpaku serta terpesona. Saat melihat kumpulan bintang ada sosok yang membuat saya memalingkan pandangan dari Spica. Antares, dia tidak bersinar terang, tetapi dia memiliki gayanya sendiri untuk bersinar. Cahayanya sangat indah, tetapi tidak semua orang bisa melihat cahaya indah itu. Disaat semua orang terpesona dengan silaunya cahaya Spica saya sangat mengaggumi keindahan yang dimiliki Antares. Semua bintang tersebut berpisah kembali ke tempat seharusnya, tapi kali ini mereka tidak sendiri, pengaggum mereka berjalan dibelakangnya dan saya berjalan dibelakang Antares. Badan saya menolak untuk pergi tetapi hati ini terus membawa untuk mengikuti jalannya dan saya berada dibelakangnya dengan seutas tali.

Antares telah kembali ketempatnya, sinarnya terlihat sangat terang dan indah saat dia sampai di langitnya. Pesonanya selalu berhasil mengunci mata untuk terus melihatnya. Tubuhnya yang menjulang sangat atraktif dan matanya yang selalu berbinar saat mendengarkan keluh-kesah rekannya, tentu saja dia memang pantas memiliki cahaya indah tersebut. Meskipun selalu terjatuh, dia tidak pernah merasa sakit dan lebih memilih bangkit untuk terus mencoba mencapai tujuannya. Dia selalu bersama visi dan impianya untuk mencapai apa yang dia inginkan, membuat saya semakin mengaggumi keindahannya. Semua orang menaruh tangan dibahu Antares, dan dia memegang erat semua tangan tersebut. 

Antares tidak pernah membagi dukanya, dia selalu terlihat jika dia harus baik-baik saja. Antares akan selalu menjadi sandaran bagi orang lain, tetapi apakah Antares memiliki tempat untuk bersandar? Saat orang-orang melihat Antares mereka berpikir jika hidup Antares sangat sempurna maka dari itu dia bisa dengan mudah menggapai impiannya. Ada satu hal yang tidak orang lain bisa lihat dibalik itu semua, yaitu perjuangannya. Saya melihat layar raksasa yang menampilkan perjuangan Antares untuk mendapatkan mimpinya, tetapi orang lain lebih memilih menutup mata atas perjuangan yang telah dia lalui dan membuka mulut untuk kesuksesanya. 

Antares bukan seseorang yang akan ambil pusing atas pembicaraan negatif orang lain, tetapi dia akan sangat menghargai kepudilian dari orang lain. Mereka berkata Antares bagaikan kelinci yang bahagia saat tersenyum, sebagian orang lain berkata dia terlihat seperti landak yang sedang keluar dari durinya. Keluarga Antares adalah keluarga kecil yang memiliki rumah yang hangat. Keluarganya memiliki visi dan misi yang sama dan mereka terlihat seperti karakter The Incredible. Antares tidak pernah memperlihatkan kehidupan pribadinya untuk umum dan hal itu adalah satu dari sekian juta alasan kenapa saya semakin jatuh kepada pesonanya. 

Antares selalu melihat para pengikutnya, dia bahkan terlihat nyaman saat mereka harus membuat dia melakukan sesuatu, namun saya tidak pernah menunjukkan wajah. Dibalik itu semua, Antares selalu membaca pesan yang saya titipkan kepada kotak ungu. Jarak dan waktu terasa sangat jauh, tetapi saya merasa selalu berada disampingnya. Tanpa sadar, saya kembali berdiri dan melihat cahaya untuk menuju tujuan baru perjalanan saya, yaitu menuju langit Antares.

Pesan Untuk Antares,

Halo Antares, saya adalah salah satu dari 70 ribu penggemarmu di tahun ini. Terima kasih karena cahayamu saya bisa kembali bediri dengan tegak dan melanjutkan impian saya. Antares, orang-orang selalu memiliki harapan yang akan selalu di limpahkan kepadamu, karena sejak kecil anda telah terlahir menjadi bintang 'Ace' yang sempurna. Saya harap anda bisa membagi semua rasa berat yang dilimpahkan dari orang lain kepada orang-orang yang anda percaya, jangan pernah menyimpan beban itu sendiri dan jangan pernah menyalahkan diri anda jika hasil tidak sesuai apa yang diharapkan. Antares, anda memiliki teman dan lingkungan yang sangat penyayang jangan pernah menyia-nyiakan pemberian spesial itu. Antares mungkin tidak akan pernah bisa melihat saya, tetapi seluruh doa yang saya lakukan selama ini akan terus bersama Antares. Saya berharap Antares bisa menggapai apa yang selama ini Antares harapkan, Antares juga harus menjadi diri Antares dan jangan pernah terbuai oleh kesilauan yang fana, karena Antares sudah memiliki siniar yang indah. Saya mungkin tidak tahu apakah Antares sedang merasa sedih atau senang, tetapi saya akan datang di setiap malam melalui doa untuk menangkal hal buruk yang akan menggagu Antares, jadi Antares hanya perlu memikirkan jalan yang indah. Saya akan berjalan menuju langit Antares, meskipun jauh tetapi saya akan terus berjalan. Saat saya sampai, saya tidak ingin membuat Antares merasa tidak nyaman dengan mengatakan hal-hal yang tidak berguna. Saya hanya ingin mengatakan "Terima Kasih" dan "Selalu lah menjadi versi terbaik bagi dirimu sendiri" Seperti yang selalu saya sampaikan melalui kotak ungu. Antares saya tidak sabar  melihatmu tampil bersama kumpulan penguasa cahaya biru.

Comments

Popular posts from this blog

Favorite Moment (2016-2017)

Saat ini saya akan menceritakan Favorite moment atau kisah menarik yang terjadi saat 2016-2017 cerita ini saya putuskan untuk di publikasi karena saya hanya ingin memgingatnya ketika saya tua nanti bahwa saya pernah memilki orang yang saya sukai hahahha. Tak terasa sudah hampir 2 tahun saya berada di SMA. Pengalaman menarik terus bermunculan sifat dan karakter semua teman sudah jelas terbaca, banyak yang mengatakan di kelas 2 SMA seharusnya kita merasakan cintanya anak SMA. Jujur kehidupan SMA saya tidak ada yang spesial jika berbicara dengan konteks "Percintaan" saya tidak pernah berpacaran di masa SMA (bahkan hingga detik ini). tetapi jika merasakan jatuh hati oke saya mengakuinya... saya sempat tertarik dengan teman saya yang berbeda kelas. dia tidak tampan, tetapi sangat pandai bermain basket, dia juga sangat pintar dan menjadi anggota organisasi sekolah pada saat itu. Jika dibandingkan saya, dia dan saya bagaikan pohon dan butiran pasir di sebuah pantai. dia menarik perh...

Vakinn af Draumi (2016)

Irama lagu yang menemani saya saat ini bersama dengan rintikan hujan mengingatkan saya tentang potongan kisah yang terjadi saat itu. “With nonsensical words, you grab and push me” potongan lirik yang menyimpulkan kisah saya selama tahun 2016. Tahun 2016 adalah   awal mula seorang pemimpi harus ditampar realita yang menyakitkan. Proses yang menyakitkan dan ekspetasi yang berlebihan membuat kenyataan tersebut terasa seperti mimpi. Melalui Vakinn af draumi saya ingin membagikan perjuangan sang pemimpi yang tidak mudah tetapi tidak ingin berhenti. “Ekspetasi berawal dari mimpi” tetapi ada pertanyaan yang masih membuat saya kebingungan hingga saat ini, darimana mimpi saya berasal? Mengapa saya ingin melakukan itu? kenapa saya harus menyakiti diri sendiri untuk mimpi saya? kenapa saya harus memiliki mimpi?. Semua pertanyaan tersebut hingga detik ini belum memiliki jawaban. Anehnya, saya merasa harus mencari semua jawaban tersebut dengan melanjutkkan mimpi saya. saat itu semua orang ...

Prince and Fox

It was tuesday with blue skies and happy cloud showing themselves in joy. I was just trying to do my routine day as usual, but the sparkling joy come in the middle of the day. I was in a hurry with my prince and fox when I saw the bus. In my head I tought, I ran to the bus, but I never knew that the universe meant running to you. When we were in line, you got the call from Ali and your gentle voice sounded like music in my ear. Is she your girl? Have you had a someone? Even now, I still wonder before sleep. I stood beside you, The bus was full but it felt like they left space for us. I looked at your face by pretending to look outside the bus. I always fascinate by your affection. I just wanted to say that you suit that brown leader uniform. We held the bus holder like we hold our hopes. In the silence, you showed me your basketball on purple camera to adore me, but I've been since we met. I kept talking with myself but in my defense I just wanted to start a conversation with you. ...